Pentingnya Memiliki BMI Ideal Untuk Lansia Diusianya

Pentingnya Memiliki BMI Ideal Untuk Lansia Diusianya

Tahukah kamu jika menjaga berat badan tubuh merupakan kegiatan yang krusial? Berat badan tubuh yang ideal cenderung bisa mendukung berbagai aktivitas yang dilakukan dan menurunkan resiko penurunan kesehatan. Menjaga berat badan tetap berada dalam nilai ideal cukup penting untuk segala usia. Baik balita, anak – anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia. Dalam menghitung berat massa ideal tubuh, digunakan Body Mass Index (BMI).

Standar BMI sendiri digunakan untuk mengetahui massa tubuh seseorang masuk kedalam tahapan aman, berbahaya atau kekurangan. BMI digunakan untuk ukuran universal tubuh manusia. Jadi, dengan begitu kamu bisa tahu harus apa dan bagaimana untuk mendapatkan berat badan ideal. Terutama untuk lansia dalam masa senjanya.

Lansia cenderung untuk kehilangan berat badan pada masa tuanya. Hal ini dikarenakan lansia sendiri sudah kehilangan banyak lemak dalam tubuh dalam menuju masa tuanya sehingga massa tubuh lansia cenderung berkurang. Selain itu, terjadi proses metabolisme lambat dalam tubuh lansia yang menyebabkan pengurusan tubuh lansia. Bila tubuh lansia semakin jauh dari indeks massa tubuh, maka lansia akan mendapatkan beragam permasalahan kesehatan.

Berapa BMI ideal untuk lansia? Nilai BMI ideal untuk lansia adalah 18,5 – 24,9. Bila indeks massa tubuh lansia berada diatas nilai ideal, maka lansia mengalami obesitas yang perlu dilakukan penanganan agar tidak memperburuk kesehatannya. Sedangkan bila indeks massa tubuh lansia berada dibawah indeks massa tubuh normal maka akan menyebabkan malnutrisi hingga membuat penurunan kesehatan. Kamu bisa menghitung sendiri indeks massa tubuh lansia dengan mudah dirumah. Cara menghitung BMI sendiri adalah sebagai berikut :

Kenapa menjaga berat badan ideal lansia penting? Banyak lansia dalam menjalani usia tuanya dengan mengonsumsi susu penambah berat badan untuk orang tua. Dimana susu ini sendiri bertugas untuk menjaga massa tubuh lansia untuk tetap berisi meskipun sedang malas makan. Susu penambah berat badan untuk orang tua diberikan untuk menghindari resiko berbagai penyakit yang disebabkan malnutrisi maupun obesitas.

Bila lansia mengalami obesitas, maka lansia akan mudah terserang osteoporosis. Hal ini dikarenakan tulang lansia tidak sekuat tulang generasi muda maupun orang dewasa karena faktor hormonal yang menjadi bantalan sendi sudah tidak bekerja dengan optimal. Kejadian ini membuat banyak lansia mengalami pengeroposan tulang dan banyak menghabiskan harinya menggunakan kursi roda. Ada baiknya untuk mengkonsumsi susu penambah berat badan untuk orang tua yang baik untuk kesehatan tulang karena mengandung vitamin D dan berbagai vitamin serta mineral lainnya.

Selain osteoporosis, malnutrisi atau berat badan lansia yang rendah akan menyebabkan beragam penurunan kesehatan. Mulai dari demensia, anemia, osteoporosis, dan mudah terinfeksi. Sebab itu, selain konsumsi susu penambah berat badan untuk orang tua untuk menunjang berat badan, dibutuhkan juga konsumsi makanan ideal dan bernutrisi untuk kesehatan lansia.

Categories: