Perbedaan dan Persamaan PT Perorangan dan PT Konvensional

Perseroan Terbatas (PT) Perorangan kini terasa banyak diperbincangkan orang sebagai solusi dari pendirian bisnis mikro dan kecil yang mendambakan memiliki badan hukum resmi.

PT Perorangan dinilai memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan dengan PT konvensional.

Dilansir dari kanal YouTube Mitra Usaha Indonesia dan Legal Akses terhadap 20 November 2021, selanjutnya beberapa perbedaan dan persamaan pada PT Perorangan dan PT konvensional.

Perbedaan PT Perorangan dan PT Konvensional

Dalam sistem pendiriannya, PT Perorangan memiliki beberapa perbedaan yang lumayan signifikan. Perbedaan itu meliputi:

1. Syarat pendirian

Dalam pendirian PT Perorangan, ada syarat yang lumayan memudahkan. PT Perorangan dapat didirikan cuma dengan seorang diri.

PT Konvensional tidak didirikan seorang diri. Setidak-tidaknya perlu ada 2 orang pendiri untuk mendirikan PT Konvensional

 

2. Tidak perlu akta notaris

Dalam mendirikan PT Perorangan, tidak dibutuhkan adanya akta notaris. PT Perorangan cuma perlu sebabkan surat pengakuan PT Perorangan saja untuk mendirikan badan hukum resmi.

 

3. Biaya murah

PT Perorangan dapat didirikan lebih tidak mahal dibandingkan dengan PT Konvensional. Hal ini karena syarat pendirian yang begitu tidak mahal dan tidak memerlukan akta notaris.

Hal ini dapat amat memudahkan seseorang yang memiliki keterbatasan dana tetapi mendambakan mendirikan bisnis resmi yang berbadan hukum.

 

4. Lebih cepat

Pendirian PT Perorangan dapat relatif lebih cepat dari pendirian PT konvensional. Hal ini karena pendirian PT Perorangan dapat dijalankan secara online dan tidak perlu berkunjung ke kantor notaris untuk sebabkan akta notaris.
Secara umum, seandainya seluruh persyaratan telah terpenuhi, seseorang dapat mendirikan PT Perorangan cuma di dalam saat 1 jam.

Persamaan PT Perorangan dan PT Konvensional

Walaupun berlainan langkah pendirian, secara lazim PT Konvensional memiliki memiliki beberapa persamaan dengan PT Perorangan. Persamaan-persamaan itu pada lain:

 

1. Memiliki kebolehan hukum yang sama

PT Perorangan dan PT Konvensional memiliki kebolehan hukum yang sama. Baik PT Perorangan maupun PT Konvensional dapat mengajukan perizinan resmi, mengajukan keinginan bantuan, mengajukan kerja sama, membuka investasi , memiliki aset, serta dapat menuntut dan dituntut.

2. Pemisahan kekayaan pribadi

Baik PT Perorangan maupun PT konvensional memiliki pemisahan harta privat dan harta perusahaan.
Sehingga ketika berlangsung gulung tikar, maka pertanggungjawaban cuma hingga harta perusahaan saja, tidak hingga harta pribadi.

 

3. Menyetorkan modal dasar 25 persen

Sebagaimana pendirian PT Konvensional, PT Perorangan termasuk perlu menyetorkan modal dasar bisnis sebanyak 25 persen.

Hal ini tidak dapat menyusahkan para calon pebisnis karena permodalan sedikitnya di dalam PT Perorangan tidak ditentukan.

Seseorang dapat mendirikan PT Perorangan dengan modal seadanya dan tidak mengurangi kebolehan hukum dan hak-hak dari PT Perorangan.

Demikianlah uraian perbedaan dan persamaan pada PT Perorangan dan PT Konvensional.

Semoga Info ini dapat menunjang masyarakat untuk membangun bisnis yang mudah, cepat, dan tidak bermodal besar.

Categories: