Tak Mau Kalah Sama Instagram TikTok Rilis Fitur Stories

Bersamaan berjalannya waktu, nyaris tiap platform media sosial cenderung meningkatkan fitur stories. Perihal itu pula yang terjalin pada aplikasi TikTok. Belum lama ini, seseorang konsultan media, Matt Navarra, memberikan hasil percobaannya memakai fitur stories di platform TikTok yang diunggah pada akun twitternya.

Fitur baru yang dinamai TikTok Stories itu nyatanya berperan sama semacam dengan fitur stories di platform media sosial lain semacam Instagram ataupun Snapchat. Sebagian cerita yang terunggah hendak dapat dilihat dengan metode digeser oleh para pengikut ataupun yang diiringi, saat sebelum kesimpulannya hendak dihapus secara otomatis dalam kurun waktu 24 jam.

Baca Juga : Followers TikTok Terbanyak Di Indonesia

Tidak hanya itu, pengguna lain pula dapat membagikan respon serta mengomentari artikel stories tersebut, tercantum dapat memandang deretan stories yang diunggah dengan mengetuk foto profil pada akun pengguna, mirip semacam yang terdapat di Instagram.

Tidak heran, bila fitur stories membuat para pengguna dapat lebih interaktif dalam platform media sosial. Semacam halnya di TikTok Stories, mereka dapat membuat cerita baru dengan mengetuk tombol“ create” serta meningkatkannya dengan fitur bacaan serta musik. Tetapi, cocok dengan watak utama TikTok yang mengutamakan video, nyatanya perihal yang dapat dibagikan pada fitur itu wajib berbentuk video, bukan gambar.

“ Kami senantiasa memikirkan metode baru buat bawa nilai untuk komunitas kami serta memperkaya pengalaman di TikTok,” kata juru bicara TikTok dalam suatu statment semacam dilansir portal berita Banjarnegara terkini Gilarpost.com, Selasa( 10/ 8/ 2021).

Tidak hanya itu, grupnya pula menuturkan kalau dikala ini, TikTok lagi bereksperimen untuk membagikan format bonus kepada pembentuk konten buat dapat mewujudkan ilham kreatif mereka dalam platform TikTok.

Walaupun begitu, hingga dikala ini, pihak industri TikTok belum membagikan rincian lebih lanjut tentang pertumbuhan pengujian fitur Tiktok Stories, tercantum kapan perihal tersebut hendak dirilis serta dapat dinikmati secara luas oleh para pengguna. Tetapi, sebagian pengguna yang dapat memakai fitur tersebut sudah memberikan pengalamannya di Twitter.

Sedangkan itu, kenyataan kalau TikTok hendak bereksperimen dengan fitur stories bukanlah begitu mengejutkan. Alasannya, stories sukses jadi fitur berarti di sebagian platform sosial media besar semacam Instagram, Facebook, LinkedIn, WhatsApp, serta YouTube, yang mereplikasi fitur asli Snapchat dari tahun 2013 itu.

Hendak namun, fitur itu pula tampaknya tidak senantiasa sukses. Belum lama ini, Twitter sudah menghapus fitur stories yang diberi nama Fleets. Fitur itu cuma sanggup bertahan sepanjang 8 bulan semenjak peluncurannya yang diakibatkan oleh minimnya antusiasme para pengguna Twitter buat memakainya.

 

Categories: